7 Area Bekas Tambang yang Berubah Jadi Destinasi Wisata

Penambangan yg dilakukan insan di bagian atas bumi nir hanya meninggalkan lubang-lubang menganga tetapi jua Mengganggu ekosistem pada sekitarnya. Indonesia menjadi misalnya, sebagai negara yg dianugerahi menggunakan kekayaan alam yg melimpah, menciptakan sektor penambangan menjadi galat satu kegiatan utama penyokong devisa negara.

Akan namun nir seluruh area bekas tambang meninggalkan luka menganga yang dibiarkan begitu saja. Beberapa diantaranya sembuh dengan sendirinya dan bermetamorfosa sebagai loka wisata. Beberapa lainnya memerlukan campur tangan manusia buat memulihkan diri. Yang pasti tempat-loka yang dulu merana, sekarang dipuja-puja sang wisatawan yg berkunjung. Keindahaannya menutup cerita kelam yang pernah terjadi disana. Berikut ini 7 bekas area tambang yg sudah berganti paras menjadi destinasi wisata.

1. Telaga Ngipik, Bekas Tambang Semen yg Kini Jadi Oase pada Tengah Kota Gresik

Telaga Ngipik [image source]
Buat warga Gresik tentu tahu eksistensi Telaga Ngipik lengkap dengan sejarah pembangunannya. Telaga yang terletak pada desa Ngipik dan hanya berjarak 1,5 km menurut alun-alun kota ini sebagai tujuan favorit warga buat menepi menurut hingar bingar kota industri. Wajah kontras ditampilkan telaga ini yg mana nir nampak pabrik-pabrik industri yang sumpek, menjadi gantinya hanya terdapat ruang terbuka hijau yang ditumbuhi pepohonan rimbun lengkap dengan telaga di tengahnya.

Telaga Ngipik [image source]
Traveler yang berkunjung umumnya melakukan berbagai kegiatan misalnya memancing, berkeliling naik bahtera, melihat permainan ski air atau hanya sekedar piknik dan bersantai saja. Telaga yang luas ini bukanlah telaga alami atau sengaja dibuat insan. Awalnya daerah ini merupakan area tambang tanah liat menurut perusahaan semen Gresik. Mereka menambang tanah liat buat digunakan menjadi bahan baku pembuatan semen. Hingga akhirnya lubang tersebut terisi air hujan dan berubah sebagai telaga yang pula dikenal dengan nama Taman Wisata Giri Wana Tirta.

Lokasi : Desa Ngipik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur

2. Brown Canyon, Wajah Alam Berupa Tebing Hasil dari Kegiatan Penambangan

Brown Canyon [image source]
Brown Canyon begitu terkenal di Semarang sebagai loka buat hunting foto. Kawasan ini berupa tebing batuan cadas yang terbentuk dari sisa-sisa aktivitas penambangan. Seperti diketahui bahwa daerah yg terletak pada desa Rowosari, kecamatan Tembalang, Semarang & berbatasan dengan Kabupaten Demak ini adalah area penambangan galian C alias tambang batu & pasir.

Brown Canyon [image source]
Penampakan Brown Canyon oleh poly traveler dibanding-bandingkan menggunakan Grand Canyon pada Amerika Serikat. Hanya saja mereka tidak akan menemukan sungai Colorado pada bawahnya tetapi jalur truk yg berdebu sebagai gantinya. Buat itu ketika terbaik buat pulang ke tempat ini adalah pada sore hari saat kegiatan tambang sudah terselesaikan & tebing-tebing diguyur sinar surya berwarna jingga.

Lokasi : Rowosari, Meteseh, Tembalang, Kota Semarang

tiga. Di Bangkalan, Madura Ada Arosbaya, Bekas Tambang Batu Kapur yg Jadi Objek Foto

Cantiknya Bukit Kapur Arosbaya, Madura
Cantiknya Bukit Kapur Arosbaya, Madura [image source]
Kita menyeberang ke Pulau Madura atau tepatnya pada kecamatan Arosbaya, kabupaten Bangkalan. Di kecamatan ini ada area tambang yg sudah tidak beroperasi. Bekas penambangan batu kapur tadi lalu berubah sebagai tempat hits di kalangan traveler muda untuk berfoto ria. Setiap akhir pekan dan hari libur tempat itu selalu ramai dikunjungi traveler.

Tambang Arosbaya [image source]
Meski statusnya merupakan bekas area tambang, namun penambangan yg pernah dilakukan disana meninggalkan ukiran-tabrakan unik nan rapi pada setiap dinding tebing. Penampakannya terlihat sangat fotogenik sebagai akibatnya menarik perhatian traveler buat datang berburu foto. Hanya saja tempat menarik ini sedikit terkotori menggunakan corat-coret sekelompok pengunjung yg iseng.

Lokasi : Plalangan Madura, Buduran, Arosbaya, Kabupaten Bangkalan

4. Masih di Kabupaten Bangkalan, Ada Bukit Jaddih yang Kini Ngetop padahal Bekas Tambang Batu Kapur

Bukit Jaddih [image source]
Masih berada pada Kabupaten Bangkalan, Madura, satu lagi daerah bekas tambang yg sekarang mendadak sebagai loka wisata tenar. Adalah Bukit Jaddih, loka ini terletak di desa Jaddih & adalah tempat tambang batu kapur. Di beberapa bagiannya bahkan aktivitas tambang masih dilakukan sehingga jika berkunjung ke sana pada siang hari traveler akan berkutat dengan jalanan yang berdebu.

Bukit Jaddih [image source]
Nyatanya pada sisi yg lain, Bukit Jaddih ini sedang dikembangkan sebagai kawasan wisata. Terbukti menggunakan dibangunnya kolam renang Goa Potte di dekat area tambang & memanfaatkan area bekas penambangan yang sudah nir digarap. Sebagian akbar traveler yang pernah berkunjung ke sana menyamakan daerah Bukit Jaddih menggunakan obyek wisata Cappadocia di Turki.

Lokasi : Parseh, Socah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur

5. Bukit Jamur pada Gresik Isinya “Jamur-Jamur” Raksasa Akibat Dari Aktivitas Tambang

Bukit jamur [image source]
Kembali lagi ke Kota Gresik, bila sebelumnya traveler telah dikenalkan dengan Telaga Ngipik yang merupakan bekas tambang tanah liat perusahaan Semen Gresik di dekat sentra kota, ada satu lagi bekas tambang yg juga sebagai loka wisata. Letaknya di Kecamatan Bungah, pemandangan yang dihasilkan merupakan formasi fungi-jamur raksasa yg bikin traveler nganga.

Bukit jamur [image source]
Jamur-fungi super besar ini tentu bukanlah pada arti yg sesungguhnya. Jamur tadi tidak lain adalah gundukan batu yg menyerupai fungi. Mereka terbentuk menurut aktivitas penambangan yang kemudian selama bertahun-tahun mengalami erosi dampak aliran air di musim hujan. Keberadaan batu yg menyerupai jamur raksasa ini membuat keadaan kurang lebih misalnya pada dunia lain.

Lokasi :  Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur

6. Danau Blingoh pada Jepara dengan Air Hijau Toska yang Menggoda

Danau Blingo [image source]
Bukan hanya ada Karimun Jawa saja pada Jepara. Kamu juga bisa berkunjung ke Danau Blingoh pada desa Blingoh, kecamatan Donorojo. Danau ini memiliki rona air hijau toska yang anggun. Banyak traveler yg tergiur dengan keindahannya apalagi daerah pada kurang lebih danau ini berupa perbukitan yang ditumbuhi pepohonan hijau yg subur.

Danau Blingo [image source]
Tetapi kemungkinan nir banyak yg tahu jika sebenarnya Danau Blingoh adalah area bekas pertambangan kapur di masa lalu. Danau ini pula menjadi bukti bahwa alam mampu beradaptasi berdasarkan luka-luka yg dibentuk insan dengan kegiatan pertambangannya. Kini Danau Blingoh menjadi keliru satu tujuan wisata favorit di Jepara. Banyak jua yang mengungkapkan apabila keindahannya sebanding dengan Kawah Putih Ciwidey pada Bandung.

Lokasi : Donorojo, Blingoh, Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah

7. Danau Biru Loa Bakung, Bekas Tambang Batu Bara pada Samarinda

Danau Biru [image source]
Di Kota Samarinda dikenal adanya Danau Biru Loa Bakung. Danau tersebut memang mempunyai air yg berwarna biru terperinci yg mampu memantulkan obyek seperti cermin maka beberapa wisatawan menyebutnya dengan Danau Cermin. Danau ini terletak pada Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang.

Danau Biru [image source]
Yang menarik merupakan sejarah pembentukan danau itu sendiri. Danau Cermin bukanlah danau yg terbentuk secara alami sang alam melainkan bekas lubang dari kegiatan tambang batu bara yang sudah nir beroperasi. Keindahan danau ini makin lengkap dengan adanya pepohonan di kurang lebih danau yg sebagian batangnya karam pada pada air.

Lokasi : Loa Bakung, Samarinda, Kalimantan Timur

Beberapa daerah bekas tambang sanggup bermetamorfosa menggunakan sendirinya sebagai tempat wisata yang poly mengundang decak kagum. Terlebih bila para penambang melakukan perlindungan area bekas tambang, niscaya hasilnya lebih optimal dan mereka pun sebagai lebih bertanggung jawab.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter