Berlibur Sendiri Kenali Beragam Trik Penipuan di Negeri Orang

Tiket pesawat & visa sudah beres, sandang serta barang-barang langsung telah masuk ke pada koper. Uang dan credit card buat dibawa selama liburan juga sudah disimpan rapi, apa lagi ya yang kurang? Selain mempersiapkan barang dan uang ketika traveling, bekali pula diri Anda menggunakan pengetahuan seputar negara tujuan. Misalnya saja norma & norma penduduk lokal, harga-harga makanan dan hotel, serta tindak penipuan yang poly terjadi di sana.

Nah, yg terakhir ini krusial sekali buat Anda ketahui. Tentu tak mau kan, liburan yg telah disiapkan menggunakan baik jadi berantakan karena berhasil dikelabui para penipu ulung? Ini dia beberapa trik penipuan yg paling banyak menimpa wisatawan asing pada suatu negara.

1. Argometer taksi rusak, dikenai biaya tidak wajar

Ini merupakan keliru satu tindak penipuan yg paling terkenal di negara manapun dan biasa menimpa para wisatawan asing. Saat keluar menurut bandara, umumnya banyak sopir taksi yang memberikan jasanya. Ketika Anda telah hingga pada loka tujuan, sopir akan beralasan jika argometer taksi rusak & menagih ongkos yang sangat mahal.

Argometer taksi rusak, dikenai biaya tak masuk akal [image source]
Argometer taksi rusak, dikenai porto tak lumrah [image source]
Untuk menghindari penipuan semacam ini, pastikan argometer taksi menyala sebelum Anda naik. Ada baiknya juga mencari memahami harga normal taksi pada negara tujuan sebelum Anda berangkat sehingga tak gampang tertipu.

dua. Menumpahkan kuliner pada baju Anda & berpura-pura membantu membersihkan

Penipuan ini poly terjadi pada negara-negara Eropa yg dilakukan dengan cara berpura-pura menumpahkan kuliner atau minuman ke sandang wisatawan asing yg berjalan sendirian. Setelah itu, si penipu akan berpura-pura membantu membersihkan pakaian Anda akan tetapi pula mengincar dompet atau gadget yang terdapat pada saku baju maupaun celana.

Menumpahkan makanan di baju Anda dan berpura-pura membantu membersihkan [image source]
Menumpahkan makanan di baju Anda dan berpura-pura membantu membersihkan [image source]
Solusinya, hindari berjalan sendirian pada loka sepi. Sebisa mungkin jangan mendapat bantuan berdasarkan orang lain dan biasakan tidak melakukan kontak fisik menggunakan orang asing. Dan yg terpenting, simpan barang berharga Anda pada tempat yg kondusif.

3. Bersikap ramah dan sebagai guide palsu

Penipuan ini umumnya dilakukan oleh penduduk lokal yg fasih berbahasa Inggris. Mereka menunggu turis di dekat lokasi wisata terkenal, lalu berpura-pura sebagai guide & menjelaskan jika hari itu Anda tak bisa masuk ke destinasi tujuan karena alasan eksklusif. Setelah itu, mereka akan memperlihatkan bantuan buat sebagai pemandu dan mengajak ke lokasi wisata lainnya.

Bersikap ramah dan menjadi guide palsu [image source]
Bersikap ramah dan menjadi guide palsu [image source]
Apabila mengalami syarat semacam ini, jangan percaya begitu saja. Tetap teruskan perjalanan Anda dan carilah ticket counter ataupun toko terdekat buat menanyakan keterangan yg sebenarnya. Jangan gampang mengikuti orang asing meskipun penampilannya meyakinkan sebagai seseorang pemandu wisata.

4. Dicegat pengemis, bunda hamil, atau orang yg terluka

Saat asyik menikmati pemandangan, datang-tiba perhatian Anda teralihkan oleh sesosok pengemis yang meminta uang. Atau ada mak hamil yang terlihat kesakitan & berpura-pura meminta donasi Anda buat membawakan barangnya. Berhati-hatilah, jangan langsung percaya begitu saja!

Dicegat pengemis, ibu hamil, atau orang yang terluka [image source]
Dicegat pengemis, bunda hamil, atau orang yang terluka [image source]
Bisa jadi mereka ini adalah kawanan penipu yg mengincar dompet & barang berharga Anda. Lebih baik menghindari orang-orang mencurigakan yg berusaha mengalihkan perhatian Anda dengan segala cara.

Bukan mengajari buat jadi orang yang gampang curiga, akan tetapi lebih baik berjaga-jaga sebelum jadi korban penipuan di negeri orang. Waspadalah!

Related Posts

Subscribe Our Newsletter