Destinasi Tersembunyi di Selandia Baru Api Abadi

Selandia Baru selama ini dikenal menggunakan bentang alamnya yang luar biasa dan pantai-pantainya yang latif. Tetapi ada satu destinasi yang luput berdasarkan perhatian wisatawan yakni api kekal. Tidak poly traveler yg memahami bila jauh pada pada lebatnya hutan Selandia Baru tersimpan kenyataan alam yang langka berupa api yg tidak kunjung padam. Penasaran bagaimana penampakannya?

Memang hanya segelintir traveler yg memahami tentang eksistensi api tak pernah mati di Selandia Baru. Salah satunya merupakan Naomi Arnold, ia merupakan seseorang penulis pada BBC Travel yang beberapa ketika kemudian menjamahi alam perawan Selandia Baru buat melihat langsung fenomena alam yg unik ini. Ia pun menceritakan bahwa barah kekal itu sungguhan terdapat letaknya pada pada hutan.

source]
Dilansir Travelingyuk menurut BBC Travel, api kekal ini berada pada pada hutan pada kota mini Murchison, South Island. Namanya memang sangat asing di indera pendengaran traveler karena ini bukanlah kawasan terkenal misalnya Auckland juga Wellington. Untuk menemukan lokasi api tak pernah mati ini Naomi wajib mengendarai kendaraan sejauh 15 km & dilanjutkan berjalan kaki 2 km ke dalam hutan.

Yang menarik dari fenomena api tidak kunjung padam di Selandia Baru adalah letaknya yg berada di dalam hutan pada antara semak belukar. Padahal umumnya fenomena seperti ini ditemukan di atas gunung atau dataran tandus misalnya halnya yang ada pada Indonesia, Irak hingga India. Hingga sekarang warga setempat nir tahu persis apa yang mengakibatkan barah di sana nir pernah padam.

source]
Sejarah mencatat bahwa barah di dalam hutan ini sudah ada dari tahun 1920-an. Sejak waktu itu api tidak pernah padam kecuali pada musim penghujan lantaran tersiram barah. Namun saat hujan reda nir butuh waktu lama untuk barah muncul balik di loka yg sama. Mereka menyebut kenyataan ini menggunakan nama “blow gas.” Hal ini merujuk dalam keyakinan rakyat setempat bahwa itu terjadi lantaran terdapat kebocoran gas.

source]
Menariknya setiap traveler yang tiba buat melihat barah kekal ini selalu membawa bekal kuliner seperti roti, teh, kopi lengkap menggunakan alat mengolah seperti panci dan pancake. Tentu saja seluruh itu dipakai buat mengolah dengan memanfaatkan keberadaan api kekal tadi. Ini menjadi kegiatan yang menarik, mengolah memakai barah alami berdasarkan alam.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter