Hobi Snorkeling? Pahami Dulu 5 Pantangan Berikut Biar Tidak Merusak Keindahan Alam Bawah Laut!

Jangan ngaku pecinta bahari apabila masih merusaknya. Laut bukan hanya dinikmati tanpa memikirkan kelestarian biota yang hidup pada dalamnya. Laut pula bukan tebu yg dinikmati manisnya sesudah sepah kemudian dibuang. Beberapa pantangan berikut wajib engkau ketahui sebelum menetapkan masuk ke pada laut.

Snorkeling adalah aktivitas air yg sangat menyenangkan. Dengan ini traveler mampu melihat estetika terumbu karang dan ikan rona-warni yang cantik. Snorkeling umumnya dilakukan pada perairan yg dangkal dengan ciri ombak yg hening. Namun tidak banyak dari traveler yg memahami aturan mainnya. Berikut Travelingyuk lansir dari Detik Travel lima pantangan ketika snorkeling di bahari.

1. Menginjak Terumbu Karang

resiko paling akbar yg dihadapi para terumbu karang ini adalah kaki-kaki para snorkeler. Bagaimana nir hampir seluruh traveler yg berenang di laut baik sengaja maupun tidak sengaja niscaya pernah menginjak terumbu karang. Terlebih mereka para pemula yg hanya snorkelingan karena ikut-ikutan tren, mereka tidak peduli atau nir mau peduli dengan kelestarian alam bawah laut.

source]
Menginjak atau menabrak karang sama halnya menggunakan membunuh mereka. Tabrakan ini bisa terjadi baik saat melakukan kayuhan dengan sepatu katak atau ketika berdiri merogoh nafas. Menginjak atau menabrak karang sebetulnya adalah 2 hal yg sangat haram dilakukan ketika snorkelingan. So, lebih berhati-hati lagi ya saat berenang pada atas terumbu karang.

dua. Menyentuh atau Menabrak Terumbu Karang

Deretan terumbu karang yang tumbuh pada perairan dangkal akan terlihat menarik terlebih bila terkena sorotan cahaya surya. Warna-warni terumbu karang sangat menggoda buat disentuh. Kebanyakan snorkeler bertanya-tanya bagaimana cita rasanya menyentuh karang di dasar bahari tersebut sampai akhirnya baik disengaja atau pun tidak mereka menyentuh terumbu karang tadi.

source]
Padahal sentuhan insan terhadap terumbu karang bisa meningkatkan potensi kematian dalam spesies itu. Kalau sudah mangkat karang ini akan berubah sebagai cokelat dan nir latif lagi. So, usahakan jika snorkeling cukuplah menikmati keindahan terumbu karang menggunakan melihat atau memfotonya saja tanpa menyentuhnya pribadi.

tiga. Memberi Makan Ikan

Mungkin Anda pernah memperhatikan bagaimana para wisatawan yang melakukan snorkeling, memancing ikan agar mau mendekatinya. Tepat sekali, mereka membawa kuliner berupa roti atau mie instan & menebarkan pada daerah penyelamannya. Kegiatan memberi makan ikan ini memang menyenangkan, ikan-ikan akan tiba mengerubungi kita & saat itu merupakan ketika terbaik buat berfoto-foto.

source]
Tapi perlu diketahui bahwa memberi makan ikan akan memberikan pengaruh negatif pada hewan air itu. Mereka akan terbiasa dengan kuliner pemberian dan buruknya lagi mereka akan ketergantungan yg berujung pada hilangnya nafsu makan mereka dalam kuliner alami. Hasilnya mereka akan mati kelaparan lantaran hal tadi.

4. Memegang Biota Laut

Kadang buat menujukkan aktualisasi diri snorkeling yg paling kece seorang rela melakukan hal-hal yg di larang. Melihat sahabat sanggup foto bareng ikan-ikan imut membuat kita termotivasi buat menyaingi & melakukan lebih keliru satunya dengan tidak hanya berfoto bareng ikan tapi memegangnya pula.

source]
Hal ini sebenarnya sangat berbahaya bagi si ikan itu sendiri. Banyak masalah ikan mati di spot snorkeling yg ditimbulkan oleh manusia yg menangkap dan memainkannya. Seharusnya nir perlu menyentuh ikan apalagi menangkap dan bermain-main menggunakan fauna ini. Cukup dekati berdasarkan jarak yg aman & ambil gambar yang rupawan dengan kamera rapat air.

lima. Buang Sampah ke Laut

Biasanya wisatawan yang berenang sambil memberi makan ikan akan membuang sampahnya begitu saja pada bahari. Sampah ini berasal berdasarkan botol plastik yg digunakan sebagai wadah roti atau jajanan lain untuk memberi makan ikan. Mereka malas buat membawanya lagi sampai ke tepi pantai hasilnya tinggal saja pada tengah laut.

source]
Tak heran apabila beberapa perairan di Indonesia yang menjadi spot snorkeling makin dipenuhi dengan sampah plastik. Sampah yg menumpuk ini akan menciptakan alam bawah bahari rusak parah & nir ada yang tersisa buat generasi yang hayati sehabis kita. So, rasakan pantainya tapi jangan merusaknya guys!

Related Posts

Subscribe Our Newsletter