3 Keistimewaan Pantai Watukarung yang Nggak ada di Tempat Lain

Berselancar atau hunting sunset, mungkin itulah pilihan kegiatan yg biasa dilakukan di Pantai Watukarung. Tapi bila engkau mau menjelajah sedikit ke arah timur engkau akan menemukan pemandangan lain berdasarkan pantai yg indah ini. Sebuah aliran sungai berkelok dengan latar belakang panorama alam yang cantik penuh menggunakan pohon kelapa spesial pesisir pantai tropis. Siapkan kamera & ambil gambar sepuasnya!

Kabupaten Pacitan yang sebagai kota kelahiran presiden RI ke-6 ini mempunyai potensi wisata yang sedang berkembang pesat. Meski dikenal dengan slogan Kota 1001 Gua nyatanya pantailah yg menjadi tulang punggung primer sektor wisata di kabupaten ini. Sebut saja pantai Klayar, Bayu Tibo, & pula Teleng Ria. Pantai-pantai itu tidak pernah sepi pengunjung terlebih di hari libur, jalanan menuju lokasi bisa macet hingga beberapa kilometer.

Instagram

Travelingyuk tidak akan membahas pantai-pantai yg sudah booming tersebut tapi kita akan jalan-jalan ke pantai yg berada pada timur Pantai Klayar. Adalah Pantai Watukarung yg terletak pada desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku. Pantai ini berjarak 45 mnt perjalanan darat berdasarkan pusat kota dengan syarat jalan yg lumayan gampang.

Pantai Watukarung dikenal memiliki formasi pantai yang poly dimana satu dengan lainnya terpisah oleh bukit-bukit. Pantai utamanya dikenal menggunakan nama pantai pasir putih yg memang mempunyai pasir yang putih bersih dan lembut. Dibandingkan menggunakan traveler pada negeri, pantai ini lebih dikenal sang traveler asing terutama mereka yg hobi surfing. Ombak di pantai ini cukup besar tetapi tidak sampai ke pinggir sehingga pantainya relatif aman buat berenang.

Instagram

Selain mempunyai pantai yg latif, Watukarung pula memiliki sisi tersembunyi yang masih sporadis diketahui oleh traveler. Apabila kamu berlibur ke pantai ini melipirlah dengan merogoh arah kiri selesainya pos tiket masuk menuju jalan mini . Ikuti jalan tersebut & engkau akan menemukan sebuah jembatan menggunakan sungai berwarna hijau di bawahnya. Sebagian akbar traveler hanya lewat saja di jembatan ini, mereka tidak menyadari bila pemandangan berdasarkan atas jembatan begitu latif.

Susur Kali Cokel dengan perahu, foto by Ardhaniaji
Susur Kali Cokel dengan bahtera, foto by Ardhaniaji

Sungai di bawah jembatan ini bernama Kali Cokel. Bagi bule-bule yang berlibur pada Watukarung sungai ini sebagai keliru satu spot favorit yang mereka gunakan sebagai loka untuk paddle board. Beberapa saat lalu travelingyuk jua sempat ke tempat ini namun bukan buat melakukan paddle board melainkan susur sungai menggunakan perahu. Ternyata pemandangan sepanjang Kali Cokel nir kalah menggunakan Sungai Maron yang dianggap mempunyai keindahan seperti Sungai Amazon. Hanya saja Kali Cokel memiliki jeda yg lebih pendek.

Traveler yang bertanya-tanya ingin ber-paddle board mampu membawa papan seluncur sendiri sebab belum ada penyewaan pada sana. Sedangkan bagi yg kepingin naik perahu keliling sungai dapat menyewanya dalam warga setempat menggunakan harga bervariasi tergantung perundingan . Jangan ketinggalan pula buat berfoto menurut jembatan kayak bule anggun di atas, hasilnya kece abis!

Related Posts

Subscribe Our Newsletter