Fenomena Lumpur Seperti di Porong Juga Dijumpai di Grobogan

Tidak poly yang tahu bila kenyataan kubah lumpur nir hanya ada pada Porong berupa Lumpur Lapindo yang asal menurut kecelakaan pengeboran minyak pada daerah tadi. Di Grobogan, traveler pula mengenal adanya fenomena serupa yg dikenal menggunakan sebutan Bledug Kuwu. Bedanya, letusan lumpur ini telah terdapat bahkan sebelum zaman Kerajaan Mataram Kuno berdiri.

Lumpur Lapindo pada Porong, Sidoarjo ternyata mempunyai saudara tua pada bentuk Bledug Kuwu. Letusan lumpur ini terletak pada Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, provinsi Jawa Tengah. Traveler yang bertanya-tanya mampu tiba ke lokasi menggunakan mengendarai kendaraan sejauh 28 km menurut ibukota Grobogan yaitu Purwodadi.

instagram

Kawasan wisata Bledug Kuwu menempati area seluas 45 hektar. Dalam area tadi acapkali ada letusan lumpur dengan tinggi 1-10 meter. Namun lumpur yg keluar tersebut bukanlah asal dari magma bumi atau kawah vulkanik. Sebagai bukti lumpur yg keluar tersebut sama sekali nir terasa panas meskipun saat meletus mengeluarkan asap putih. Diduga kenyataan ini adalah output berdasarkan proses kimiawi antara gas bumi menggunakan air bahari. Video dtk-dtk meletusnya lumpur sanggup kamu lihat dalam video di bawah ini.

Yang lebih aneh lagi, lumpur yang keluar tadi cita rasanya asin karena mengandung garam. Sangat aneh mengingat Kabupaten Grobogan berada pada tengah-tengah Pulau Jawa yang terpisah jeda ratusan kilometer menurut bibir pantai baik utara maupun pantai selatan. Keganjilan ini belum terkuak secara ilmiah hingga saat ini. Sementara yang beredar di warga , rasa asin tersebut berkenaan dengan legenda yg berkembang pada wilayah tersebut.

Jadi, berdasarkan legenda pada bawah Bledug Kuwu ini masih ada lorong yg menghubungkan kuwu menggunakan bahari selatan. Lorong ini dibentuk sang Joko Linglung berdasarkan laut selatan menuju Kerajaan Medang Kamolan selesainya dia berhasil mengalahkan Prabu Dewata Cengkar. Singkat cerita, Joko Linglung yg dapat berubah wujud sebagai ular naga tadi menciptakan terowongan ini sebagai jalan pergi menuju kerajaan.

instagram

Adanya kandungan garam inipun nir disia-siakan oleh rakyat lebih kurang dimana mereka poly yang berprofesi menjadi penambang garam tradisional. Konon garam berdasarkan Bledug Kuwu ini dipakai buat menyajikan masakan di Keraton Kasunanan Surakarta. Lumpur dari kuwu ini juga dipercaya dapat digunakan menjadi lulur untuk mempercantik paras dan mengobati berbagai penyakit. Nah, buat traveler yg sedang berada pada Grobogan, sempatkan buat mampir ke obyek wisata satu ini.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter