Mitos Melanggengkan Pernikahan A La Waduk Malahayu Brebes

Destinasi wisata yg mempunyai mitos mengenai percintaan kebanyakan banyak mengundang rasa bertanya-tanya dan akhirnya poly jua yg berkunjung buat mengambarkan kebenarannya. Waduk Malahayu ini keliru satunya, waduk yang berada di Kabupaten Brebes ini konon bisa bikin mahligai rumah tangga menjadi langgeng. Penasaran?

Kabupaten Brebes merupakan wilayah pada ujung barat provinsi Jawa Tengah yang berbatasan eksklusif dengan provinsi Jawa Barat khususnya kabupaten Cirebon makan tidak heran jika pada daerah ini terjadi akulturasi budaya Jawa dengan Sunda. Menilik pada potensi wisata, kabupaten ini punya banyak destinasi mulai berdasarkan pantai, air terjun sampai tempat pegunungan. Salah satu yang cukup terkenal yakni Waduk Malahayu.

instagram

Waduk Malahayu terletak di Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Lokasi waduk ini berjarak 6 kilometer berdasarkan pusat kecamatan. Luasnya sendiri sebesar 944 hektar & dibangun dalam masa kolonial Belanda di tahun 1930. Pada awalnya pembangunan waduk ini bertujuan menjadi wahana irigasi & pengontrol banjir. Akan tetapi kini dikembangkan jua menjadi wahana rekreasi.

instagram

Sebagai tempat rekreasi sudah tentu waduk ini dilengkapi dengan banyak sekali fasilitas yang memudahkan para pengunjung. Ada bumi perkemahan, kolam renang anak, area bermain, becak air, perahu buat berkeliling waduk, anjung terbuka serta tempat parkir yg luas. Semua itu sanggup dimanfaatkan para pengunjung sambil menikmati keindahan waduk yg dikelilingi sang hutan jati serta panorama pegunungan yang indah.

Satu hal lagi yg menciptakan poly traveler tertarik berkunjung ke Waduk Malahayu yaitu adanya mitos mengenai asmara. Konon dari warga setempat bila pasangan pengantin yang baru menikah berkunjung ke waduk ini mereka wajib buat membasuh muka memakai air waduk. Mereka yg melakukannya dianggap akan menerima tempat tinggal tangga yang langgeng dan kecukupan.

instagram

apabila berlibur di waduk ini jangan ketinggalan buat mencicipi masakan khasnya yaitu ikan mujair goreng. Banyak warung makan pada kurang lebih lokasi yang memberikan jenis kuliner ini yg memang menjadi galat satu hidangan istimewa pada Waduk Malahayu. Untuk tiket masuk ke tempat wisata sendiri setiap pengunjung dikenakan porto sebanyak Rp. Lima ribu. Siap menunjukan mitos dan bermain-main pada Waduk Malahayu?

Related Posts

Subscribe Our Newsletter