Ngeri! Ada Pantai Tengkorak di Namibia yang Isinya Tengkorak Sungguhan

Apa yg traveler harapkan berdasarkan kunjungan ke sebuah pantai? Bermain pasir, berjemur & berenang, mungkin itulah sederet kegiatan yg terdapat pada bayangan sebagian akbar wisatawan. Semua itu memang kegiatan yang masuk akal dilakukan di pantai, namun bila engkau jalan-jalan ke pantai di Namibia ini seluruh aktivitasmu akan ditemani oleh serakan tengkorak. Seram!

Baca Juga : Batu Solor Bondowoso, Stonehenge van Java

Pantai Tengkorak itu sungguhan ada pada dunia dan ini bukan hanya sebuah nama saja. Penamaan tersebut berdasarkan warta pada lapangan bahwa banyak ditemukan tengkorak sungguhan yang berserakan di pantainya. Pantai tersebut terletak pada ujung gurun Namibia dan bernama asli Skeleton Coast.

source]
Dilansir Travelingyuk berdasarkan CNN Travel, reputasi keseraman Pantai Tengkorak sudah dikenal penjelajah Portugis dan rakyat lokal. Pantai ini jua mempunyai julukan yang bermacam-macam & semuanya menakutkan. Sebut saja Gerbang Neraka, julukan yang diberikan oleh penjelajah Portugis pada abad ke-15. Lebih lanjut suku Bushman yg mendiami Gurun Namibia percaya jika pulau tersebut merupakan hasil karya Tuhan waktu sedang marah.

Kalau engkau sedang traveling pada Namibia cobalah untuk mampir dan melihat pribadi Pantai Tengkorak. Kamu akan kaget melihat tengkorak asli menurut fauna sampai insan berserakan di pasir pantainya. Kabarnya tulang belulang insan yg ditemukan di sana adalah tengkorak mereka yg tersesat & akhirnya tewas. Kamu sanggup melihatnya lewat tayangan video di bawah ini.

Selain menjadi kuburan bagi tengkorak-tengkorak makhluk hidup pantai ini juga sebagai kuburan bagi bangkai kapal. Konon dahulu tempat ini terkenal sebagai tempat berburu paus & anjing bahari. Kapal-kapal tersebut adalah milik pemburu yg kandas menabrak karang & ditinggal begitu saja. Menariknya dibalik keangkerannya pantai ini masuk pada salah satu taman nasional di Namibia.

source]
Sebagai taman nasional tentu daerah ini dibuka buat pariwisata hanya saja pihak pengelola sangat membatasi jumlah kunjungan wisatawan. Tak tanggung-tanggung, dalam satu tahun hanya diperbolehkan kunjungan sebanyak 800 traveler saja. Hal ini dilakukan buat menjaga kelestariannya. Kalau kamu berminat mampu mendaftar tur safari menggunakan tarif USD 6 ribu atau setara dengan Rp. 81 juta. Wow!

Baca Juga : Dinding Penuh Permen Karet yang Jadi Obyek Wisata di Amerika Serikat Akhirnya Dibersihkan

Related Posts

Subscribe Our Newsletter