WAJIB BACA! Daftar Negara yang Ramah dan JAHAT Pada

Salah satu hal yg berakibat pemikiran turis atau traveller buat singgah selain karena keindahan alam atau budayanya adalah masyarakatnya yang ramah. Semakin ramah masyarakat di suatu negara, semakin poly para pelancong buat tiba & menikmati negara tersebut.

Menurut World Economic Forum (WEF) pada tahun 2014 lalu pernah membuat daftar negara-negara yg mempunyai tingkat ramah atau yang relatif bersahabat dengan turis asing sampai menggunakan negara yang unfriendly terhadap para wisatawan. Berikut ini merupakan beberapa negara yg dipercaya kurang ramah dan sangat ramah terhadap para turis.

1. Bolivia

Bolivia menyabet gelar negara yang sangat tidak welcome terhadap wisatawan.

Bolivia
Bolivia [imagesource]
Walaupun begitu, tempat-loka singgah hingga rumah makan yang berada pada negara ini menunjukkan harga yg relatif murah, lantaran persaingan usaha di Bolivia sangat ketat & tinggi.

2. Rusia

Walaupun dikatakan mempunyai estetika arsitektur bergaya unik dan menjadi minat para wisatawan buat berkunjung, akan tetapi WEF menilai bahwa Rusia bukanlah negara yang cukup bersahabat untuk para pelancong.

Rusia
Rusia [imagesource]
Bahkan tingkat kriminalitas pada negara ini juga sangat tinggi.

3. Jerman

Bagi yang pernah berkunjung ke Jerman, pastinya mengetahui bahwa hampir seluruh orang Jerman mempunyai sifat sombong dan tidak begitu ramah terhadap orang asing, khususnya yg berwajah Asia.

Jerman
Jerman [imagesource]
Oleh karenanya, Jerman masuk pada kategori negara yg kurang bersahabat menggunakan wisatawan.

4. Latvia

Latvia adalah negara yang berada pada tempat Baltik, Eropa Timur mendapatkan julukan negara yg tidak ramah terhadap turis.

Latvia
Latvia [imagesource]
Walaupun begitu, Menteri Luar Negeri Latvia mengatakan bahwa para penduduknya bukan nir bersahabat, hanya saja terlalu berhati-hati menggunakan orang asing.

5. Venezuela

Salah satu negara Amerika Latin ini jua tergolong negara yang nir begitu welcome terhadap turis.

Venezuela
Venezuela [imagesource]
Walaupun beberapa loka wisata alamnya cukup tersohor pada dunia, seperti Air Terjun Angel, akan namun warga sekitarnya nir terlalu bersahabat dengan orang asing.

6. Prancis

Di negara yang terkenal dengan Menara Eifel-nya ini termasuk pada kategori negara yang cukup bersahabat dengan turis. Para penduduk sekitarnya tidak begitu mempermasalahkan eksistensi orang asing, karena memang di negara ini mempunyai multi-ras dan multi-agama.

Prancis
Prancis [imagesource]
Akan tetapi, jika berkunjung ke Prancis, setidaknya Anda bisa mengerti atau paham atau juga bisa berbahasa lokal lantaran tidak seluruh orang mau berbahasa Inggris atau bahasa selain Bahasa Prancis.

7. Selandia Baru

Selandia Baru merupakan negara yg cukup welcome terhadap wisatawan.

Selandia Baru
Selandia Baru [imagesource]
Bukan lantaran memang telah terdapat perintah berdasarkan pemerintah di sana, akan tetapi, memang masyarakat pada Selandia Baru nir mempermasalahkan adanya orang asing yg berkunjung ke negaranya.

8. Swiss

Dapat dikatakan bahwa Swiss adalah salah satu negara yang sangat menghormati & bersahabat menggunakan para turis yang tiba mengunjungi negara mereka.

Swiss
Swiss [imagesource]
Banyak fasilitas generik sampai menggunakan hal-hal lain yang bisa menarik minat pelancong tiba, benar-sahih disiapkan & difasilitasi secara aporisma.

9. Spanyol

Dibandingkan dengan tahun 2011 silam, secara bertahap tetapi niscaya, setiap tahunnya, Spanyol mengalami perubahan cukup signifikan.

Spanyol
Spanyol [imagesource]
Bahkan dalam hal menjamu para wisatawan yang datang, rakyat Spanyol tidak merasa keberatan dan mempersilakan siapa saja datang mengunjungi negara mereka.

10. Afrika Selatan

Negara satu ini menjadi pemuncak negara yang sangat ramah terhadap turis. Bahkan menurut laporan WEF, buat urusan wisata, pemerintah Afrika Selatan sangat mendukung dan terbukti membentuk keuntungan banyak.

Afrika Selatan
Afrika Selatan [imagesource]
Dikarenakan mereka bisa meramu dan memadupadankan estetika alam, budaya & masyarakat yang mendukung datangnya para pelancong ke negara mereka.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter